Download Tausiyah Jama'ah Haji 16 Mp3
Rabu, 12 September 2012
Minggu, 02 September 2012
Sinar islam di bumi Timor Timur bag. 02
Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan
Sayang engkau tak duduk disampingku kawan
Banyak cerita yang mestinya kau saksikan
Ditanah kering bebatuan
Oh…..oh…..oh
Begitulah kira-kira perjalanan sang Jawara da’wah yang satu ini dari Dili menuju kota Baucau diterik matahari yang panas membakar kulit. Debu-debu tebal yang mengotori topi dan Jakect yang dikenakan turut mewarnai jenggot tebal sang Jawara semakin menambah kesempurnaan ritme perjalanan da’wah yang membentang keras dihadapannya. “ Allah mudahkanlah urusan kami, dan janganlah Engkau sulitkan perjalanan kami“.
Masjid Al ‘adhim adalah tempat yang dituju. Demikian informasi yang pernah didengar dari beberapa informan. Gereja islam, demikian orang Timor Timur saat itu menyebut nama Masjid- terletak di desa Tiulale kota Baucau bagian bawah, searah jalan menuju pelabuhan laut kota Baucau. Masjid ini berada dibawah teritorial Batalyon 745 yang jaraknya kurang lebih dua km dari pusat pemerintahan Kabupaten Baucau.
Ketika Bus Damri yang ditumpanginya berhenti dipinggir jalan bebatuan desa Tiulale, sang Jawara kemudian turun atas perintah sopir karena tempat yang tuju telah sampai. Saat melihat Gereja Islam ( Masjid ) yang dimaksud, ia tertegun dengan pandangan kosong nyaris tidak bernafas, diam membisu dengan seribu kata yang tidak terucap. Ya…. Masjid ini adalah sebuah bangunan darurat berukuran 7 x 12 dengan setengah dinding tembok beratapkan ijuk dan daun kelapa. Tapi apa lacur, kaki telah melangkah, niat telah dibulatkan dan handai tolan telah ditinggalkan dibumi kelahiran nun jauh disana.
بسم الله توكلت على الله لا حول ولا قوة إلا بالله " "
“ dengan menyebut nama Allah aku bertawakal kepadaNya yang tidak ada daya upaya dan kekuatan kecuali Allah swt “.
Dari tempat yang sederhana ini gema takbir mulai merambah kecelah-celah batu karang kota Baucau sampai kepelosok pedesaan sekitarnya. Desa Buruma, Kaibada, Tirilolo dan bahkan sampai ke komplek Lanud Baucau bermunculan pemeluk Islam dan musholla-musholla menyambut bangkitnya hidayah Allah bagi penduduk sekitar.
ö@è% žcÎ) “y‰èd «!$# uqèd 3“y‰çlù;$# 3
. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)". ( Qs. Al baqoroh 120 )
Perkembangan Islam yang pesat seiring banyaknya orang yang mengadu nasib di bumi Loro sae menjadikan kota Baucau turut berbenah diri dan mengembangkan wilayahnya kearah selatan desa Tirilolo menuju kota Kabupaten Viqueque. Infra struktur kota kabupaten dengan berbagai fasilitasnya dibangun di lokasi ini. Masjid Al ‘Adzim yang dirasa sudah tidak memenuhi syarat juga turut dibenahi dengan membangun Masjid baru yang megah dikomplek Kodim dan Polres Baucau yang kemudian berubah namanya menjadi Masjid Al Amal.
Jawara kita dengan semangat yang tinggi dan dibantu oleh rekanan Da’wah dari berbagai elemen masyarakat dan birokrasi berhasil mendirikan Panti asuhan dan Madrasah ibtidaiyah Al Amal yang tentu saja didukung sepenuhnya oleh Yayasan An nur yang ada di kota Dili sebagai pangkalan dan markas da’I Timor Timur..
Ya, dia sosok yang energik, parlente dan tentu saja familiar, kaya dengan pengalaman dan ketrampilan terutama home industry. ABD. CHOLIQ, AM. berasal dari Desa Balandono Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Jawa Timur yang kemudian berhasil menggaet gadis cantik yang jago masak dari kota Lamongan SUNTIANI.
Saat Timor Timur lepas dari Indonesia paska jajak pendapat yang dimenangkan oleh pro Kemerdekaan, ia sempat ditugaskan di Mataram, Sumatera dan kemudian di daerah asalnya sendiri Lamongan. Kini telah dikaruniai empat orang anak bermukim di Lamongan dengan berbagai kesibukan termasuk berpartai, ya… tentu saja Partai Bulan Bintang ( PBB ) yang mengusung tegaknya syari’at islam. Ini kontak personnya 081 357 181 879 atau 085 330 439 895 semoga bermanfaat.
Selasa, 14 Agustus 2012
Ayat-ayat Hijrah
Hijrah Nabi Muhammad saw. beserta kaum mu’minin waktu itu. Setelah 13 tahun berdakwah di Mekah penuh dengan tekanan dan siksaan, perintah Hijrah dari Allah swt. menjadi titik balik bagi islam dan kaum muslimin. Hijrah mereka ke Madinah menjadi kunci perkembangan pesat islam dan kemenangan.
Tadabbur Ayat-ayat Hijrah
Berikut ini adalah ayat-ayat di dalam Al Qur’an yang bertema hijrah ataupun turun berkaitan dengan peristiwa tersebut. Semoga kita bisa mengambil manfaat, hikmah dan pelajaran dari mereka.dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman) . Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana. [Al Anfaal (8): 63]Penduduk Madinah yang terdiri dari suku Aus dan Khazraj selalu bermusuhan sebelum Nabi Muhammad s.a.w hijrah ke Madinah. Setelah mereka masuk Islam, permusuhan itu hilang.
Dan sesungguhnya benar-benar mereka hampir membuatmu gelisah di negeri (Mekah) untuk mengusirmu daripadanya dan kalau terjadi demikian, niscaya sepeninggalmu mereka tidak tinggal, melainkan sebentar saja. [Al Israa' (17): 76]Maksudnya: kalau sampai terjadi Nabi Muhammad s.a.w. diusir, oleh penduduk Mekah, niscaya mereka tidak akan lama hidup di dunia, dan Allah segera akan membinasakan mereka. Hijrah Nabi Muhammad s.a.w. ke Madinah bukan karena pengusiran kaum Quraisy, melainkan semata-mata karena perintah Allah.
Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya : “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?.” Mereka menjawab: “Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah).” Para malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?.” Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali. [An Nisaa' (4): 97]Yang dimaksud dengan orang yang menganiaya diri sendiri di sini, ialah orang-orang muslimin Mekah yang tidak mau hijrah bersama Nabi sedangkan mereka sanggup. Mereka ditindas dan dipaksa oleh orang-orang kafir ikut bersama mereka pergi ke perang Badar; akhirnya di antara mereka ada yang terbunuh dalam peperangan itu.
Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [An Nisaa' (4): 100]
Berhijrah menuju Cahaya Allah
(Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. [Ibrahim (14): 1]
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. [Al Baqarah (2): 257]
Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman. [Al Ahzab (33): 43]
(Dan mengutus) seorang Rasul yang membacakan kepadamu ayat-ayat Allah yang menerangkan (bermacam-macam hukum) supaya Dia mengeluarkan orang-orang yang beriman dan beramal saleh dari kegelapan kepada cahaya. [Ath Thalaq (65): 11]
Orang-orang yang Paling Ajaib Imannya
Pada tulisan sebelumnya telah diceritakan tentang rang yang dirindui oleh Rasulullah saw Berikut ini adalah kisah yang terkait dengan keistimewaan ‘ikhwan’ atau saudara-saudara Nabi Muhammad saw. yang dirindukan itu. Keistimewaan itu terkait dengan keimanan.
